
Dalam upaya memperkuat karakter dan kualitas tenaga pendidik, PG&TK Daarut Tauhiid sukses menyelenggarakan In House Training (IHT) selama tiga hari, mulai Selasa (8/7) hingga Kamis (10/7). Kegiatan ini mengusung tema yang penuh makna, “Harmoni Hati Memperbaiki Langkah”, dan berlangsung di TK Daarut Tauhiid.
IHT tahun ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi menjadi momentum spiritual dan emosional bagi seluruh civitas untuk menyelaraskan niat, memperkuat budaya kerja, serta menyatukan visi dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Rangkaian kegiatan disusun dengan penuh pertimbangan untuk menyeimbangkan penguatan nilai-nilai Daarut Tauhiid dengan pengembangan kreativitas dan kebersamaan. Kegiatan dimulai dengan Forum Santri Karya Daarut Tauhiid yang membuka ruang refleksi dan apresiasi terhadap kontribusi para pendidik. Dilanjutkan dengan sesi Penguatan Budaya Daarut Tauhiid oleh Ust. Mulyana, S.Ag., M.Pd., yang menegaskan pentingnya keteladanan dalam pembentukan karakter anak didik.
“Kita harus menanamkan budaya Daarut Tauhiid agar anak-anak dapat mencontoh perilaku baik kita. Seperti dengan menjadi pribadi yang berkarakter baik (ikhlas, jujur, tawadhu) dan kuat (berani, disiplin, tangguh). Kepada Allah bertauhid, dan kepada makhluk berkasih sayang,” tutur Ust. Mulyana dalam pemaparannya.
Kegiatan juga diwarnai dengan sesi Be Creative Teacher bersama Yanyan Ligar, S.Pd, founder bebeka_y, yang menghadirkan semangat baru dalam membangun kreativitas guru dalam proses pembelajaran. Selain itu, momen Kebersamaan Civitas, Refleksi Tahun Ajaran 2024/2025, serta Self Awareness dan Teamwork memperkuat keterikatan emosional dan rasa saling percaya antar tenaga pendidik.
IHT ini bukan hanya ajang peningkatan kapasitas, namun menjadi ruang perenungan, penyegaran hati, dan pemantapan langkah menuju tahun ajaran baru. Dengan hati yang selaras dan semangat yang diperbarui, para guru PG&TK Daarut Tauhiid siap melangkah menghadirkan pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai tauhid dan akhlak mulia. (Dian Safitri)
